Mengenal Hiu Putih Raksasa: Ikan Predator Terbesar di dunia

 


Hiu Putih Raksasa (Carcharodon carcharias), juga dikenal sebagai hiu putih, adalah ikan predator terbesar di dunia. Ikan ini termasuk dalam keluarga hiu yang sebagian "berdarah panas" yang mampu mempertahankan suhu dalam tubuh lebih hangat daripada lingkungan eksternal mereka. Tidak seperti hiu "berdarah dingin" lainnya, yang tidak bisa (menurut Museum Sejarah Alam Florida).

Hiu putih raksasa adalah satu-satunya anggota genus Carcharodon yang masih hidup. Hiu ini memiliki tubuh berbentuk peluru, kulit berwarna abu-abu, perut berwarna putih dan gigi yang besar berjumlah sekitar 300 gigi berbentuk segitiga yang bergerigi.

Meskipun menjadi salah satu spesies hiu paling terkenal berkat film seperti "Jaws" (1975), hiu putih raksasa memiliki hidup yang tertutup, sehingga para ilmuwan masih harus banyak belajar tentang predator ikonik ini.


Ukuran Hiu Putih Raksasa

Ukuran hiu putih raksasa bervariasi, tetapi betina dapat tumbuh lebih besar daripada jantan. Hiu putih betina mencapai panjang rata-rata 15 hingga 16 kaki (4,6 hingga 4,9 meter), sedangkan jantan biasanya mencapai 11 hingga 13 kaki (3,4 hingga 4 m). Menurut Museum Nasional Sejarah Alam Smithsonian di Washington D.C. hiu putih dapat tumbuh hingga 20 kaki (6,1 m). Namun, terdapat laporan yang belum dikonfirmasi tentang hiu putih besar yang tumbuh hingga 23 kaki (7 m). 

Walau berukuan besar, hiu putih raksasa bukanlah hiu terbesar di dunia. Ukuran hiu ini masih kalah dengan hiu paus (Rhincodon typus), yang merupakan hewan penyaring dan biasanya tumbuh hingga panjang 33 kaki (10 m) dan berat sekitar 42.000 pon (19.000 kg). 

Spesies hiu terbesar yang pernah ada adalah megalodon yang sekarang sudah punah (Carcharocles megalodon), yang kabarnya dapat tumbuh hingga 60 kaki (18 m) atau lebih, meskipun para ilmuwan masih memperdebatkan ukuran pastinya.


Habitat Hiu Putih Raksasa

Hiu putih raksasa memiliki jangkauan geografis yang luas. Mereka hidup di sebagian besar lautan beriklim sedang dan tropis di seluruh dunia dan memiliki populasi di lepas pantai AS, Australia, Afrika Selatan, dan negara-negara lain. Ikan predator ini paling sering terlihat di perairan yang lebih sejuk dan beriklim sedang dan berenang di permukaan serta turun hingga lebih dari 3.900 kaki (1.200 m) di bawah permukaan.

Hiu putih raksasa bermigrasi melintasi lautan terbuka, mungkin untuk mencari makan dan berkembang biak. Sebuah studi tahun 2002 yang diterbitkan dalam jurnal Nature menemukan bahwa seekor hiu putih besar berenang sejauh 2.360 mil (3.800 kilometer) dari pantai California tengah ke pulau Kahoolawe di Hawaii. Pada tahun 2005, para peneliti melacak hiu putih besar yang berenang hampir 6.900 mil (11.100 km) dari pantai Afrika Selatan ke Australia, sebelum kemudian kembali lagi. Untuk memiliki energi yang cukup untuk perjalanan panjang seperti itu, hiu putih besar menyimpan energi di hati mereka yang kaya minyak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

4 Hewan yang Menggendong Anaknya di Punggung

6 Fauna Endemik Indonesia

10 Tanaman Hias Gantung: Tahan Panas dan Hujan, Murah, Serta Merambat